Biar Makalahmu Gak Disangka Plagiat, Kamu Perlu Belajar Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar !!

Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar, Berikut Langkah Benarnya
Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar, Berikut Langkah Benarnya

Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar – Menjadi pelajar maupun mahasiswa, tentunya  tugas membuat makalah menjadi beberapa hal yang telah akrab dengan sebagian besar dari kamu. Untuk mengefektifkan waktu belajar dan juga menutupi kurang lengkapnya materi pelajaran yang didapat di kelas, tidak jarang guru atau dosen  memberikan tugas makalah kepada siswanya. Hal ini sendiri cukup baik, dimana kamu akan mempelajari banyak hal baru terkait pelajaran yang tidak atau belum dijelaskan di kelasnya. Nah yang menjadi masalah, meskipun telah dikerjakan sebaik mungkin, terkadang tugas makalah yang dikerjakan mendapatkan nilai yang kurang memuaskan, bahkan ada juga yang sampai ditolak. Dimanakah masalahnya?

Jika kamu bertanya mengenai hal tersebut?, bisa jadi hal tersebut dapat dikarenakan makalah yang kamu kumpulkan dikira plagiat. Mengatasi hal tersebut, menyusun daftar pustaka sebaik mungkin dapat menjadi salah satu solusi yang dapat meyakinkan guru kamu bahwa makalah yang kamu susun adalah bukan plagiat. Berkaitan dengan hal ini, Yuk Kita Sekolah akan sedikit berbagi mengenai tips atau cara menulis daftar pustaka yang benar untuk kamu. Mari simak ulasan selengkapnya:

Apa itu Daftar Pustaka ?

Sebelum masuk ke tentang cara menyusun atau membuat daftar pustaka, ada baiknya kamu memulainya dengan mengetahui terlebih dahulu mengenai apa itu daftar pustaka. Jika dijabarkan, daftar pustaka dapat didefinisikan sebagai daftar yang memuat judul-judul buku, artikel ataupun bahan penerbitan lainnya yang dipergunakan dalam pembuatan karya tulis ilmiahmu.

Dalam daftar pustaka yang baik sendiri, terdapat beberapa kompeten yang tidak boleh dilewatkan, diantaranya adalah :

  • Nama penulis (author)
  • Tanggal publish (publish date)
  • Judul buku, jurnal atau artikel (title)
  • Tempat atau kota penerbit (city)
  • Penerbit  (publisher)

 

Tata cara membuat atau menyusun daftar pustaka yang baik (Untuk Referensi Cetak)

Untuk menulis daftar pustaka yang baik dan benar, berikut adalah hal dan langkah yang kamu perlu ingat.

  1. Dalam penulisan nama penulis, nama belakang atau nama keluarga (marga) dari penulis ditulis terlebih dahulu sebelum nama depan dan dipisahkan dengan titik. Jika ada beberapa penulis, nama penulis dapat ditulis berurutan sesuai dengan alphabet(A-Z) dan dipisahkan dengan koma.
  2. Gelar akademik tidak perlu ditulis atau dicantumkan dalam penulisan daftar pustaka.
  3. Judul buku, jurnal atau artikel yang kamu jadikan referensi penulisan dicetak miring(italic) atau digaris bawah setiap katanya (underlined).
  4. Unsur-unsur yang perlu ditulis dalam daftar pustaka, dipisahkan oleh tanda titik.
  1. Setelah penulisan kota penerbitan, berikan tanda titik dua (:) dan kemudian lampirkan/tulis nama penerbit.
  2. Pengurutan daftar pustaka sebaiknya diurutkan sesuai dengan alphabet (A-Z).

Sebagai catatan, cara menulis  daftar pustaka yang disebutkan sebelumnya adalah untuk daftar pustaka yang referensinya merupakan referensi berupa makalah, buku, jurnal cetak.

 

Tata cara membuat daftar pustaka yang baik (Untuk referensi jurnal, makalah online)

Berkembangnya teknologi dan akses internet, referensi yang dapat digunakan untuk membuat makalah, tidak hanya referensi cetak. Saat ini, kamu juga dapat mendapatkan banyak referensi dari internet , semisal dari e-book, e-journal dan lainnya. Untuk bagian ini, pencantuman sumber referensi dalam daftar pustaka pun menjadi sedikit berbeda. Untuk cara menulis daftar pustaka yang benar untuk referensi dari internet/online, kamu dapat mengikuti tata cara berikut:

  1. Dalam penulisan daftar pustaka dengan referensi makalah, blog atau jurnal online, nama belakang atau nama keluarga (marga) ditulis terlebih dahulu sebelum nama depan. Jika terdapat lebih dari satu penulis, maka nama penulis dipisahkan dengan tanda koma atau kata penghubung “dan”.
  2. Tulis tahun penerbitan jurnal online.
  3. Cantumkan judul jurnal (title) yang dicetak miring (italic) atau tebal (bold).
  4. Cantumkan nama penerbit jurnal (publisher).
  5. Berikan dan cantumkan juga edisi atau volume dari jurnal yang dijadikan referensi.
  6. Jika pada jurnal online yang kamu memiliki halaman (page), maka cantumkan juga nomor halaman yang dikutip.
  7. Cantumkan url jurnal online.
  8. Tulis tanggal dan waktu (jam) mengakses jurnal terkait.

 

Contoh penulisan daftar pustaka yang baik

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Dengan Referensi dari Buku, Jurnal atau Makalah Cetak

Nugraha Aria. 2015. Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar. Jurnal Pendidikan, 5 (12): 12-15.

atau

Munandar, Kharis. 2014. Pengaruh Membaca terhadap Kemampuan Menulis Siswa. Jurnal Pendidikan Ilmiah, vol. 13, No. 4, pp. 124-126.

 

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Dengan Referensi yang Berasal dari Internet

Nugraha, Aria. 2014. Tata Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal yang Benar. Jurnal Bahasa Indonesia, 4 (3): 12-17.

Muhammad. 1978. Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa dengan Metode Menulis Diary. Kumpulan Jurnal Ilmiah Bahasa Indonesia Online, Vol. 4, No.7.

Jika terdapat lebih dari satu penulis, struktur penulisan daftar pustaka akan menjadi seperti contoh di bawah ini:

Nugraha. A, dan Ichwan. C. 1998. Belajar Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar. Bahasa Indonesia Jurnal Online, 5 (7): 67-70.

Itulah beberapa hal mengenai cara menulis daftar pustaka yang benar, semoga artikel ini dapat membantu kamu agar sukses dalam mengerjakan tugas makalah-mu dan tetap ikuti, artikel-artikel Yuk Kita Sekolah Selanjutnya. (Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar)

BACA JUGA : Kamu Bosan dengan Bacaan yang Gitu Gitu Aja?, Mungkin Kamu Perlu Baca Snackbook

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*